Sekilas tentang bajaj (bajai) part 2

Koleksi seraci batik betawi

Melanjutkan postingan sebelumnya, sekilas tentang bajaj (bajai) part 1, pada part dua ini admin membahas tentang sekilas sejarah awal masuk nya bajaj ke indonesia. 

Bajaj masuk ke indonesia (jakarta)  di era 1970-an. Sebelum bajaj roda tiga dengan kapasitas penumpang hingga tiga orang dan drivernya berada di depan ini menjadi kendaraan atau transportasi umum primadona di jakarta,  ada becak yang menjadi kendaraan transportasi yang banyak kita jumpai di jakarta dan daerah-daerah lain di indonesia.  Keberadaan becak mulai terpinggirkan bahkan di larang beroperasi di jakarta di era pemerintahan gubernur Wiyogo Atmodarminto (1987-1992) dengan mengeluarkan peraturan daerah (perda)  no. 11 tahun 1998. 

Bukan hanya becak yang mengalami penurunan popularitas tapi ada bemo,  oplet,  dan mikrolet. 

Bajaj yang paling pertama masuk ke indonesia adalah bajaj yang berwarna orange dengan kapasitas mesin 150 cc 2 tak dan satu silinder. 

Sumber gambar : google image

Kemudian di awal tahun 2016, bajaj warna orange ini yang beroperasi mulai di kurangi dengan alasan pencemaran lingkungan dan umurnya juga udah lumayan tua.  Di gantikan oleh bajaj warna biru dengan mesin 4 tak dan berbahan bakar gas CNG jadi lebih ramah lingkungan dibanding bajaj orange. 

Tarif bajaj bervariasi,  tergantung jarak dan hasil negosiasi antara penumpang dan driver.  

Oleh batik betawi, bajaj ini di konversi kedalam bentuk kain batik dengan motif bajaj yang di kombinasikan dengan berbagai icon budaya,  destinasi,  dan kuliner betawi lainnya. 
Batik betawi koleksi seraci batik betawi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tahap pembuatan batik

Batik cap motif Mangrove